"Kita Semua Setan"
Katanya, jika kita tidak bisa membedakan lagi mana yang benar dan tidak, atau yang baik dan buruk. Inilah kenyataannya saat ini.
Atau mungkin sebelumnya juga sudah seperti bagaimana adanya.
Sementara, sambil lalu kita terus-menerus mencoba untuk menutup mata, telinga, hati, pikiran dan segenap perasaan.
Perlahan-lahan timbul tenggelam didalam lautan kemunafikan dan hanyut terbawa arus kesesatan.
Saat ada setan memanggil, kita menghampirinya.
Saat sang setan mendekat dan menawarkan jabat tangan, kita menjabatnya.
Saat sang setan berkata, lalu turut pula kita mengiyakannya.
Saat sang setan memerintah, dengan senang dan buta hati kita melakukan perintahnya.
Secara sadar atau tidak, kita telah menjadi bagian darinya.
Lalu, semua akan terlihat sama.
Kita semua adalah sama.
Dan kita semua adalah setan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar