Ayah dan Anak Kecilnya yang Hilang [Part 3]
Ohh, ayah..
Suaramu mulai terasa lirih kudengar,
membuat hati ini, menjadi pilu dan haru
Demikian pula hela nafasmu,
semakin saja berat kurasa
Aku menangis ayah
Aku berjalan ke pojokan kamar,
lalu kurebahkan selimut diatas tubuhku
Dan aku menahan jerit,
seperti seekor tikus yang terjepit
Persetan!
Tak peduli dengan kejantananku
Aku memang seorang laki-laki,
dan aku adalah pria sejati
Tapi, aku masih punya perasaan
Ohh, ayah..
Suaramu mulai terasa lirih kudengar,
membuat hati ini, menjadi pilu dan haru
Demikian pula hela nafasmu,
semakin saja berat kurasa
Aku menangis ayah
Aku berjalan ke pojokan kamar,
lalu kurebahkan selimut diatas tubuhku
Dan aku menahan jerit,
seperti seekor tikus yang terjepit
Persetan!
Tak peduli dengan kejantananku
Aku memang seorang laki-laki,
dan aku adalah pria sejati
Tapi, aku masih punya perasaan
Ohh, ayah..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar