Untukmu, Sang Srikandi
. . . .,
kau terlihat menawan,
terlihat perkasa sekalian
Flanel yang kau kenakan,
keril yang menempel di punggungmu,
serta slayer yang sesekali tersemat di lehermu
Ahh, sungguh..
Apapun yang ada padamu,
aku begitu menyukainya, sungguh
Kusukai pula poni rambutmu,
kala kau jadikan dirimu feminim seutuhnya
Setangguh-tangguhnya kau bertualang,
kupastikan kau mungkin dan akan terjatuh
Bukan tersandung batu,
atau pun kerikil tebing
Melainkan oleh hangatnya cinta
Akan tetapi,
jika kau belum merasakannya,
aku takkan ragu untuk memberinya
Hanya untukmu saja seorang,
wahai engkau sang Srikandi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar