Sabtu, 29 November 2014

Malam itu di Kota Tua

Malam itu di Kota Tua


Perlahan petang datang,
dan malam pun menjelang
Kerlap-kerlip lampu yang menyala,
laksana riasan seorang perawan tua

Malam itu di kota tua,
tetap sama seperti biasanya
Perlahan aku melangkahkan kaki,
dan sejenak aku sesekali berhenti

Sudah, begitu saja
Dan tetap begitu saja sesudahnya
Berbatang-batang rokok kunyalakan,
dan berbatang-batang pula kuhabiskan

Tak pernah jelas apa yang kucari
Dan tak jelas pula apa yang kunanti
Aku hanya mengikuti naluri
Meresapi sepi di hati

Sepi..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar